Rencana Kegiatan Studi Tiru Desa di PALI Tuai Sorotan, K-MAKI Minta BPK Audit

PALI – TEROPONGSUMSEL.COM Rencana kegiatan studi tiru yang melibatkan sekitar 65 desa di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi perbincangan hangat. Program yang disebut-sebut bernilai hampir Rp 1 Miliar itu dinilai terlalu fantastis untuk kegiatan yang sifatnya seremonial, tidak hanya itu biaya kegiatan berpotensi membebani anggaran desa. Berdasarkan informasi setiap desa dibebani Rp 15 juta per desa, dan lokasi yang disebut-sebut menjadi tujuan kegiatan adalah Gelumbang dan Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim. Menanggapi isu tersebut, Koordinator K-MAKI Boni Balitong, menegaskan perlunya evaluasi serius dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) melakukan…

Read More

Massa GRANSI dan Mahasiswa Geruduk Kejati Sumsel, Desak Usut Dugaan Korupsi di Banyuasin

PALEMBANG – TEROPONGSUMSEL.COM Ribuan massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Anti Korupsi (LSM GRANSI) bersama Forum LSM Bersatu dan puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang) menggelar aksi damai di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan, Rabu (12/11/2025) pukul 10.00 WIB. Aksi yang menuntut pengusutan dugaan korupsi di Kabupaten Banyuasin itu berakhir dengan rasa kecewa, lantaran Kepala Kejati Sumsel yang baru, Ketut Sumedana, tak hadir menemui langsung massa aksi meski penyampaian aspirasi berjalan tertib dan damai. Dalam aksinya, LSM GRANSI menyoroti dugaan penyimpangan sejumlah anggaran besar…

Read More

Warga Meminta BPKP Mengaudit Proyek Transmigrasi Tempirai Selatan

PALI-TEROPONGSUMSEL.COM Salah satu masyarakat Desa Tempirai meminta Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP) untuk mengaudit pengerjaan proyek transmigrasi Tempirai Selatan, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal abab Lematang Ilir (PALI), Sumatra Selatan. Hal ini, disampaikan warga inisial KM (37) salah satu warga setempat ke awak media ini, menurutnya ada beberapa poin pelanggaran pada konstruksi pembangunan proyek jembatan Transmigrasi Tempirai Selatan, dikerjakan oleh CV.malindo Perkasa, dengan Nilai kontak Rp.528.205.000.00, bersumber dari APBN. Diduga para pekerja proyek melakukan pelanggaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), tidak mengunakan helm dan peralatan Sefti lainya. Padahal, K3 sangatlah penting…

Read More