Lagi-Lagi Telan Korban, Jembatan Plat Besi Jalur 20 Purwodadi Terkesan Dibiarkan Tanpa Pengaman

BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM Pengendara sepeda motor kembali menjadi korban ganasnya Jembatan 2 Jalur 20 di Desa Purwodadi, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin, pada Jumat (24/4/2026) dini hari.

Peristiwa ini memang tidak menelan korban jiwa. Namun fakta bahwa kecelakaan terjadi lagi di titik yang sama menjadi peringatan keras bahwa jembatan tersebut sudah lama berada dalam kondisi membahayakan dan belum mendapat penanganan serius.

Jembatan berlapis plat besi tanpa pengaman kanan–kiri itu berubah menjadi “jalur maut” saat hujan turun. Permukaan licin membuat roda kendaraan mudah meluncur ke tepi, dan pengendara bisa terjatuh tanpa ada pembatas keselamatan.

Warga setempat, Imam, menyebut lokasi kecelakaan dini hari tadi persis di tempat kejadian dua hari sebelumnya. Karena seringnya insiden, warga bahkan terpaksa memasang tanda bahaya secara swadaya di pinggir jembatan.

“Sudah sering makan korban. Kami warga yang pasang tanda bahaya sendiri supaya orang lebih hati-hati,” ungkap Imam.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat: mengapa jembatan yang jelas-jelas membahayakan ini seolah dibiarkan? Padahal jalur tersebut merupakan akses utama aktivitas ekonomi warga dengan lalu lintas yang cukup tinggi setiap hari.

Kamsiah, warga yang tinggal di dekat jembatan, berharap ada perhatian nyata dari pemerintah. Menurutnya, risiko kecelakaan akan terus terjadi jika tidak ada pembenahan struktur dan pemasangan pengaman.

“Harapan kami jembatan ini dibangun seperti jembatan lainnya. Ini sangat berbahaya, Apalagi dimalam hari dan di saat turun hujan. Pengendara bisa tergelincir ke pinggir dan jatuh ke sungai karena tidak ada pengaman jembatan,” ujarnya.

Sorotan warga kini mengarah pada Pemerintah Desa Purwodadi yang dinilai belum terlihat mengambil langkah darurat, setidaknya memasang pengaman sementara atau pembatas di sisi jembatan untuk mencegah korban berikutnya.

Sementara itu, Kepala Desa Purwodadi hingga berita ini diturunkan belum dapat terkonfirmasi untuk memberikan keterangan resmi.

Jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan cepat, warga khawatir bukan lagi luka ringan yang terjadi, melainkan korban jiwa yang akan menyusul. (Fitriyani)

Related posts

Leave a Comment