PALI — TEROPONGSUMSEL.COM
Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten PALI, Mang Dede, menggelar kegiatan unik dan penuh kebersamaan: lomba mancing bersama yang diperuntukkan bagi seluruh wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten PALI.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026, Dimulai sekira pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Kolam Pemancingan Mang Dede. Sejak pagi hari, para jurnalis tampak antusias mengikuti kegiatan yang tidak hanya bersifat kompetitif, tetapi juga menjadi ajang santai untuk mempererat hubungan antar insan pers.
Mang Dede menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja digelar sebagai bentuk perayaan Hari Kebebasan Pers dengan cara yang lebih segar dan membumi. Menurutnya, wartawan tidak hanya dituntut profesional dalam bekerja, tetapi juga perlu menjaga kekompakan dan solidaritas.
“Momentum ini kita manfaatkan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan sportivitas, serta membangun kebersamaan antar wartawan dan juga masyarakat,” ujarnya.
Selain suasana yang penuh keakraban, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik untuk para peserta. Juara pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp1.000.000, disusul juara kedua Rp500.000, dan juara ketiga Rp300.000. Tak hanya itu, beragam doorprize menarik juga disiapkan untuk menambah semarak acara.
“Kegiatan seperti ini kami harapkan menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya memperingati Hari Kebebasan Pers, tetapi juga memperkuat peran wartawan sebagai pilar demokrasi yang solid, kompak, dan dekat dengan masyarakat.” Imbuhnya
Di penghujung pernyataannya, Mang Dede menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh peserta serta pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara tersebut. Ia menegaskan bahwa kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menjadi nilai penting dalam memperkuat solidaritas antar insan pers di Kabupaten PALI.
“Terima kasih atas kehadiran, dukungan, dan partisipasi rekan-rekan semua. Semoga kebersamaan ini terus terjaga,” ujar Mang Dede.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dalam penyambutan, fasilitas, maupun hal-hal lain yang kurang berkenan.
“Sebagai manusia biasa, kami tentu tidak luput dari kekurangan. Untuk itu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya,” tutupnya.
Dengan suasana santai di pinggir kolam, tawa dan canda para wartawan menjadi bukti bahwa di balik kesibukan aktivitas sehari-hari, kebersamaan tetap menjadi hal yang utama. (Red).
