PALI – TEROPONGSUMSEL.COM
Proyek pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang dikelola Dinas Perhubungan (DISHUB) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) dengan nilai anggaran sekitar Rp16 miliar menjadi sorotan masyarakat. Besarnya anggaran yang digelontorkan untuk proyek tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah publik terkait kualitas pekerjaan dan spesifikasi lampu yang dipasang.
Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, terdapat salah satu paket pekerjaan dengan nilai sekitar Rp200 juta yang hanya memasang beberapa titik lampu jalan. Kondisi ini memicu perhatian warga yang mempertanyakan kesesuaian antara anggaran yang digunakan dengan hasil pekerjaan di lapangan.
Masyarakat berharap proyek yang dibiayai dari uang negara tersebut dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga serta menggunakan material berkualitas agar tidak mudah mengalami kerusakan dalam waktu singkat.
Menanggapi hal tersebut, tokoh pemuda PALI, Sudarto, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawasi pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan yang berlaku.
“Kita berharap lampu yang dipasang benar-benar sesuai dengan spesifikasi dan anggaran yang telah dialokasikan. Karena dananya besar, tentu masyarakat ingin hasilnya juga berkualitas dan bisa bertahan lama,” ujar Sudarto, Senin (15/6/2026).
Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa pengawasan dari masyarakat sangat penting guna memastikan proyek berjalan secara transparan dan akuntabel.
“Ini adalah uang rakyat, sehingga pelaksanaannya harus transparan dan kualitasnya harus benar-benar diperhatikan. Mari bersama-sama kita kawal agar proyek ini memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten PALI, Kartika Sari, S.Kom., M.M., saat dikonfirmasi tim media terkait proyek tersebut belum memberikan penjelasan lebih lanjut.
“Saya lagi sakit,” ujarnya singkat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait / Dishub PALI mengenai rincian spesifikasi teknis, jumlah titik pemasangan, maupun perincian anggaran proyek PJUTS senilai Rp16 miliar tersebut. Masyarakat pun berharap adanya keterbukaan informasi agar pelaksanaan proyek dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengguna jalan di Kabupaten PALI. (TIM)
