HUT Desa Karang Mulya ke-41, Gelar Tasyakuran Sekaligus Peringatan Maulid Nabi

BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM Pemerintah Desa Karang Mulya, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, menggelar tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Karang Mulya ke-41, sekaligus tasyakuran dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Karang Mulya, Selasa (25/8/2026). Acara dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, para tetua desa, kepala Desa dan perangkatnya,kepala dusun, RT, Linmas, Ketua BPD beserta anggota, serta masyarakat Desa Karang Mulya.

Kegiatan diisi tausiah yang disampaikan Kiai Yarzid Al Bastomi dari Desa Marga Rahayu. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa tasyakuran dan peringatan Maulid Nabi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Peringatan seperti ini bukan hanya seremonial, tetapi menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur, menjaga persaudaraan dan menerapkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karang Mulya, CarSa, S.IP., mengatakan, HUT Desa Karang Mulya ke-41 menjadi momentum untuk mengenang perjalanan desa sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.

“Kita sebagai masyarakat harus mencintai dan menjaga desa kita. Balai desa yang kita miliki saat ini merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan kita semua. Tahun ini kita juga melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara bersama-sama di balai desa sebagai bentuk rasa syukur,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kades CarSa juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, terutama di tengah kondisi kemarau.

“Saya tidak bosan mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap api. Sedikit saja kelalaian dapat menyebabkan kebun dan lahan kita terbakar. Mari kita jaga bersama Desa Karang Mulya ini,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan Desa Karang Mulya yang telah memasuki usia ke-41 tahun. Pemotongan tumpeng juga menjadi lambang kebersamaan sekaligus harapan agar Desa Karang Mulya semakin maju, aman dan sejahtera.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Kebersamaan antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh warga menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan serta membangun Desa Karang Mulya ke depan. (J. Hendro)

Related posts

Leave a Comment