BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM Upaya meningkatkan kesadaran hidup sehat terus digencarkan sejak usia sekolah. Salah satunya dilakukan oleh SD Negeri 4 Pulau Rimau, yang bekerja sama dengan Puskesmas Dana Mulya menggelar kegiatan Pelatihan Dokter Kecil. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang bertujuan menanamkan nilai-nilai hidup bersih, sehat, dan peduli terhadap sesama sejak dini.
Pelatihan yang berlangsung pada Kamis (30/10/2025) ini diadakan di ruang kelas SDN 4 Pulau Rimau dan diikuti puluhan siswa. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah Karso, Kepala Puskesmas Dana Mulya Bapak Ismail, S.Km, serta dr. Ike bersama tim medis dari Puskesmas Dana Mulya. Para guru pendamping juga turut hadir mendukung penuh kegiatan edukatif ini.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SDN 4 Pulau Rimau Karso menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bimbingan dari pihak puskesmas yang selalu aktif membina sekolah-sekolah di wilayah Pulau Rimau. kamis 30 Oktober 2025
“Kami sangat berterima kasih kepada pihak Puskesmas Dana Mulya yang telah hadir untuk memberikan ilmu dan motivasi kepada anak-anak kami. Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa mampu menjadi pelopor hidup bersih dan sehat, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Dana Mulya, Ismail, S.Km, menuturkan bahwa kegiatan pembinaan dokter kecil adalah wujud kerja sama lintas sektor antara pendidikan dan kesehatan untuk membangun generasi yang sadar pentingnya hidup sehat.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Dokter kecil bukan hanya membantu guru dalam kegiatan kesehatan, tapi juga menjadi contoh bagi teman-temannya dalam menjaga kebersihan dan menerapkan perilaku hidup sehat,” kata Ismail.
Sebagai pemateri utama, dr. Ike menjelaskan bahwa menjadi dokter kecil bukan hanya soal belajar tentang kesehatan, tetapi juga belajar bertanggung jawab dan peduli pada sesama.
“Anak-anak yang menjadi dokter kecil ini adalah duta kesehatan di sekolah. Mereka harus bisa mengajak teman-temannya untuk menjaga kebersihan, mencuci tangan dengan benar, dan menerapkan perilaku hidup sehat setiap hari. Dari sinilah kita mulai membangun generasi yang kuat dan berkarakter,” ungkap dr. Ike dengan semangat.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi dan pelatihan menarik seperti cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, mengenal peralatan kesehatan sederhana, serta penanganan ringan terhadap luka. Mereka juga diajak melakukan simulasi first aid (pertolongan pertama) dengan praktik langsung, yang membuat suasana pelatihan menjadi seru dan interaktif.
Antusiasme siswa tampak jelas sejak awal hingga akhir kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mencoba praktik perawatan luka, hingga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Salah satu peserta mengaku senang dan bangga bisa terlibat dalam pelatihan tersebut.
“Saya senang ikut pelatihan dokter kecil karena jadi tahu cara menolong teman yang sakit dan menjaga kebersihan di sekolah. Nanti saya mau ajak teman-teman untuk selalu hidup bersih,” ujar salah satu siswa dengan wajah ceria.
Sebagai informasi, program Dokter Kecil merupakan bagian dari Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang digagas pemerintah melalui dinas kesehatan dan dinas pendidikan. Dokter kecil berperan sebagai kader kesehatan di sekolah yang membantu guru dan petugas puskesmas dalam menjaga kebersihan lingkungan, memantau kesehatan teman sekelas, serta menjadi contoh dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak sekolah, tim tenaga medis, serta seluruh peserta pelatihan. Suasana kebersamaan dan kegembiraan terpancar dari senyum para siswa yang kini siap menjadi dokter kecil di lingkungan sekolahnya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, SDN 4 Pulau Rimau berharap seluruh siswa semakin peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, serta mampu menjadi pelopor kebersihan di sekolah maupun di masyarakat.
Diyono