PALI Mendominasi BERES Award 2025, Desa Babat Raih Juara 1 Permukiman Terbaik se-Sumsel

‎PALEMBANG – TEROPONGSUMSEL.COM
‎Ajang BERES (Bersih, Elok, Sejahtera) Award 2025 yang digelar pada Selasa malam (9/12/2025) di Hotel Swarna Dwipa Palembang berlangsung meriah. Sejumlah kepala desa, lurah, hingga perwakilan perangkat daerah dari berbagai wilayah Sumatera Selatan tampak hadir memenuhi ruangan.

‎Kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Sumatera Selatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. BERES Award menjadi tolok ukur kualitas penataan lingkungan permukiman berbasis tujuh indikator kawasan kumuh, sehingga setiap penghargaan yang diberikan mencerminkan kerja nyata, terukur, dan berkelanjutan.

‎Karena itu, ketika nama Kabupaten PALI berkali-kali disebut sebagai peraih penghargaan, banyak pihak menaruh perhatian. Daerah yang tergolong muda ini justru menunjukkan lompatan signifikan dan dinilai sebagai salah satu yang paling progresif dalam perbaikan kawasan permukiman di Sumsel.

‎Desa Babat Sabet Juara 1

‎Salah satu sorotan utama yaitu Desa Babat, Kecamatan Penukal, yang berhasil meraih Juara 1 BERES Award 2025. Kepala Desa Babat, Arie Mediansyah, S.Pd., M.Pd., tampak berkali-kali menunduk memberi hormat saat namanya diumumkan. Bagi masyarakat Babat, penghargaan ini menjadi tonggak penting dari upaya panjang mereka menata lingkungan agar lebih sehat, teratur, dan layak huni.

‎Penghargaan tingkat provinsi tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, SH, mewakili Bupati PALI Asgianto ST, didampingi jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

‎Dalam sambutannya, Wabup Iwan menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur di desa dan kabupaten.

‎“Prestasi ini menunjukkan bahwa desa-desa kita bekerja dengan disiplin, terencana, dan berbasis data. Ini bukan hanya kemenangan bagi desa yang juara, tetapi kemenangan seluruh masyarakat PALI,” ujarnya.

‎Kades Babat: Ini Bukan Akhir, tapi Awal

‎Dihubungi pada Rabu (10/12/2025), Kades Babat, Arie Mediansyah, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut tidak mungkin diraih tanpa dukungan semua pihak.

‎“Desa tidak bisa bekerja sendiri. Semua pihak harus bersinergi dan bekerja dengan sepenuh hati. Saya berharap keberhasilan Desa Babat dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten PALI,” katanya.

‎Arie juga menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas permukiman desa mereka.

‎“Kami bersyukur dan bangga. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan Desa Babat. Penghargaan ini memacu kami untuk selalu ‘Bersih, Elok, Sejahtera’, sebagaimana semangat BERES Award 2025. Semoga desa kami menginspirasi desa-desa lain di PALI yang kita cintai,” tutupnya. (Red)

Related posts

Leave a Comment