Belum Cairnya Dana Desa Tahap II, Di Sebelas Desa Kecamatan Lalan, Masyarakat Berikan Beragam Tanggapan

MUBA – TEROPONGSUMSEL.COM    Belum cairnya kucuran anggaran Dana Desa (DD) Tahap II tahun anggaran 2025 di sebelas desa Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan menimbulkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku khawatir, karena keterlambatan tersebut berdampak pada pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan pemerintah desa.

Beberapa warga menilai keterlambatan pencairan dana desa berpotensi menghambat kegiatan yang telah dijadwalkan, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga program pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap dana desa segera cair, karena pembangunan infrastruktur jalan yang sangat dibutuhkan warga belum bisa dikerjakan,” ujar salah satu warga. Kamis (04/12/2025)

Disisi lain, sebagian masyarakat mencoba memahami bahwa proses pencairan dana desa memerlukan mekanisme administrasi yang harus dilalui secara bertahap. Mereka berharap pemerintah desa tetap transparan dalam menyampaikan perkembangan informasi mengenai pencairan dana desa tersebut.

Salah seorang kepala desa, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Dana Desa Tahap II belum cair. Ia menyebutkan pihak pemerintah desa masih menunggu proses dari tingkat kabupaten maupun pemerintah pusat.

“Kami sudah menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi dan saat ini masih menunggu proses dari dinas terkait. Kami berharap dalam waktu dekat anggaran dana desa segera cair agar program bisa berjalan,” ujarnya.

Sementara itu, perangkat desa menyatakan bahwa pembangunan yang menggunakan dana desa (DD) Tahap II akan segera direalisasikan setelah dana masuk ke rekening desa.

Belum cairnya dana desa ini dinilai dapat menghambat target pembangunan yang telah tertuang dalam APBDes 2025, terutama program prioritas yang menyangkut kepentingan masyarakat luas.

Sejumlah masyarakat berharap pemerintah pusat, khususnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, segera mempercepat pencairan Dana Desa Tahap II agar pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.

“Pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat belum berjalan karena dana desa belum turun. Kami berharap Pak Menteri segera mencairkan dana desa ini, sehingga rencana pembangunan tidak mundur dan pelayanan tetap optimal.

(Dedek Candra)

Related posts

Leave a Comment