MUBA – TEROPONGSUMSEL.COM
Harapan masyarakat Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), untuk mendapatkan akses energi bersih dan terjangkau akhirnya semakin mendekati kenyataan. Selasa (9/12/2025), Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Bupati Muba H.M. Toha Tohet secara resmi melakukan groundbreaking pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga di halaman Kantor Camat Babat Supat.
Acara tersebut berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari warga, menandai tahap awal percepatan pemerataan energi bersih di wilayah Muba. Hadir dalam kegiatan ini jajaran pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten, Koordinator Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas, unsur Forkopimda, perwakilan Polres Muba, TNI, camat, para kepala desa, serta masyarakat penerima manfaat jargas.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menegaskan bahwa kehadiran jargas adalah langkah strategis untuk mengurangi beban pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ada dua cara meningkatkan kesejahteraan: menaikkan penghasilan dan mengurangi pengeluaran. Hari ini kita melihat kebijakan besar yang langsung mengurangi beban biaya rumah tangga melalui jargas,” ujar Gubernur.
Gubernur juga mengapresiasi sinergi pemerintah pusat, provinsi, dan Pemkab Muba yang dinilai berhasil mempercepat pemerataan energi ramah lingkungan. Ia turut memuji capaian Kabupaten Muba yang berhasil menurunkan angka kemiskinan ke level satu digit pada 2025, pencapaian yang disebut belum pernah terjadi sebelumnya.
“Masyarakat Muba harus bangga dengan Bupati Toha Tohet. Ini bukan capaian kecil,” tegas Herman Deru.
Lebih dari 8.000 Sambungan Jargas untuk Muba
Pada tahap awal, pembangunan jargas di Babat Supat mencakup 5.143 sambungan rumah tangga di 10 desa. Dalam delapan bulan ke depan, jumlah tersebut akan diperluas menjadi lebih dari 8.000 sambungan.
“Pemasangan ini tanpa biaya. Tolong dijaga dan segera laporkan jika ada kebocoran,” pesan Gubernur kepada masyarakat.
Sementara itu, Bupati Muba H.M. Toha Tohet menegaskan bahwa pembangunan jargas merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memperkuat kemandirian energi rumah tangga di daerah.
“Energi yang dihadirkan lebih bersih, aman, dan ekonomis. Ini sejalan dengan visi Muba Maju Lebih Cepat serta pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” jelas Bupati.
Ia menambahkan bahwa pada 2025, hanya dua kabupaten di Sumsel yang kembali mendapatkan alokasi pembangunan jargas, Muba dan OKU Timur, menandakan pentingnya komitmen pemerintah dalam mendukung pemerataan energi.
“Pembangunan jargas bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tutup Toha. (**)
Herman Deru Resmikan Groundbreaking Jargas di Babat Supat MUBA