PALI – TEROPONGSUMSEL.COM Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) PMP, Saparudin Bundar, berencana mengirimkan surat pengaduan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari), Polres PALI, dan instansi terkait lainnya mengenai pembangunan drainase di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara. Kabupaten PALI. Ia menduga proyek ini tidak dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP).
Saparudin menyoroti bahwa proyek pembangunan drainase tersebut, seperti yang tertera pada papan informasi, yang dilaksanakan pada 22 Oktober 2004 di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara, bertujuan untuk mengelola dan mengembangkan sistem drainase yang terhubung langsung ke sungai setempat.
Proyek ini didanai dari APBD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir tahun 2004 dan dikerjakan oleh CV. Raisyah Pratama dengan anggaran sebesar Rp 999.256.000. (Sembilan Ratus Sembilan puluh sembilan juta dua ratus lima puluh enam ribu rupiah) Namun, ada dugaan kuat bahwa proyek ini tidak sesuai dengan RAP yang telah ditetapkan.
Ketua LSM PMP menyatakan bahwa pada senin, 18 November 2024, pihaknya resmi melayangkan surat pengaduan kepada Kejaksaan Negeri, Kepolisian Resor, dan instansi lainnya. Hal ini dilakukan karena dana yang digunakan adalah uang negara, yang tentunya harus dipertanggungjawabkan dengan transparan.
“Saat ini kami tengah mempersiapkan segala keperluan untuk mendukung proses pengaduan tersebut. Seperti mengumpulkan dan mengkaji bukti-bukti dan dokumen yang dibutuhkan yang akan dilampirkan dalam pengaduan. Untuk memperkuat tuntutan yang akan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri dan Unit Tindak Pidana Korupsi Polres PALI. Tegasnya pada awak media
Lebih lanjut lagi saparudin. mengatakan bahwa jika pengaduannya terkait masalah di atas tidak segera ditindaklanjuti, maka langkah selanjutnya adalah mengirimkan surat kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan.red
“Sejak hari ini Rabu 13 November, Kita akan terus memantau tahapan ini hingga ada aksi yang tegas dari pihak yang bersangkutan. Karena anggaran proyek tersebut jumlahnya hampir 1 milyar dan itu sangat fantastis dan mengagumkan.” pungkasnya (TIM)