Tragedi Malam Minggu di Sidomulyo 20: Seorang Wanita Paruh Baya Tewas Terpanggang Api

BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM
Malam minggu berubah menjadi duka bagi warga Desa Sidomulyo 20, Kecamatan Muara Padang, Kabupaten Banyuasin. Kebakaran hebat terjadi pada Minggu dini hari (19 Oktober 2025) sekitar pukul 01.30 WIB, menewaskan seorang wanita paruh baya berusia sekitar 66 tahun.

Menurut informasi yang dihimpun awak media, kebakaran diduga dipicu oleh obat nyamuk bakar yang menyambar bahan mudah terbakar di dalam rumah korban. Api dengan cepat membesar dan melahap bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu, membuat korban yang akrab disapa Bude oleh warga sekitar tak sempat menyelamatkan diri.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Jembatan 4, tepatnya di sebelah selatan Desa Sumber Makmur. Warga sekitar yang menyadari kebakaran itu langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi pihak kepolisian dan pemerintah desa.

Mendapat laporan tersebut, Polsek Muara Padang bersama Kepala Desa Sidomulyo 20, Ali Suharmoko, langsung mendatangi lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk anak korban.

Kapolsek Muara Padang menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran kuat dugaan disebabkan oleh api dari obat nyamuk bakar yang menyambar kain atau bahan mudah terbakar di dekat tempat tidur korban.

“Dari hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kesengajaan. Semua murni karena kelalaian dalam penggunaan obat nyamuk bakar,” ungkap pihak kepolisian.

Sementara itu, Kepala Desa Sidomulyo 20, Ali Suharmoko, yang turut berada di lokasi kejadian, menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menimpa warganya.

“Kami atas nama pemerintah desa Sidomulyo turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya almarhumah Bude. Beliau dikenal warga sebagai sosok yang ramah dan sering membantu tetangga. Kami berharap keluarga diberi ketabahan,” ujarnya.

Ali Suharmoko juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap sumber api di dalam rumah, khususnya saat malam hari.

“Kami imbau seluruh warga untuk berhati-hati dalam menyalakan obat nyamuk bakar atau lilin. Pastikan tidak diletakkan di dekat bahan yang mudah terbakar agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tambahnya.

Dari keterangan pihak kepolisian, anak korban telah memberikan pernyataan resmi bahwa tidak akan menuntut pihak mana pun atas insiden ini. Pernyataan tersebut telah ditandatangani di hadapan petugas Polsek Muara Padang.

Api berhasil dipadamkan setelah beberapa waktu berkat bantuan warga sekitar. Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada dan memastikan keamanan rumah, terutama terhadap benda-benda yang berpotensi memicu kebakaran. (Fitriyani)

Related posts

Leave a Comment