Pekerja PKS di PALI Alami Luka Bakar Serius, Ketua DPRD Desak Dinas Terkait Perketat Pengawasan K3

PALI – TEROPONGSUMSEL.COM
Insiden Kecelakaan kerja terjadi di pabrik kelapa sawit PT Golden Blossom Sumatera (GBS), seorang pekerja berinisial AW (25) asal Desa Panta Dewa, diduga mengalami luka bakar setelah terkena semburan steam panas saat melakukan pekerjaan perebusan tandan buah segar (TBS) pada jumat (7/8/2026) dini hari.

Berdasarkan informasi dihimpun media ini, insiden kecelakaan kerja tersebut dialami korban hingga mengalami luka bakar hampir seluruh badan. Korban sempat dievakuasi ke tempat aman sebelum dilarikan ke Rumah sakit.

Mengetahui kejadian tersebut, Ketua DPRD PALI H, Ubaidillah, SH, langsung merespons. Ia meminta pihak perusahaan bertanggung jawab terhadap kondisi korban dan keluarganya.

“Kami berharap pihak perusahaan dapat bertanggung jawab terhadap korban dan keluarga, baik dalam biaya pengobatan maupun biaya keluarga yang menunggu di rumah sakit,” ungkap Ubaidillah.

Menurutnya, kecelakaan kerja tersebut harus menjadi perhatian serius bagi seluruh perusahaan, khususnya industri pabrik kelapa sawit yang beroperasi di Kabupaten PALI.

Ubaidillah meminta setiap perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan masing-masing.

“Diharapkan kepada perusahaan dan industri pabrik kelapa sawit agar lebih ketat dalam penerapan standar K3,” tegasnya.

Ia menilai keselamatan pekerja tidak boleh hanya menjadi formalitas dalam operasional perusahaan. Sistem keselamatan kerja (K3), prosedur kerja, hingga pengawasan di area yang memiliki risiko tinggi harus dipastikan berjalan secara konsisten.

Selain meminta perusahaan melakukan evaluasi internal, Ubaidillah juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait agar meningkatkan pengawasan terhadap penerapan K3 di perusahaan-perusahaan yang memiliki aktivitas dengan tingkat risiko tinggi.

“Diharapkan kepada dinas terkait lebih intensif dalam melakukan evaluasi berkala, agar insiden serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” pungkasnya. (TIM).

Related posts

Leave a Comment