BANYUASIN – TEROPONGSUMSEL.COM
Dalam rangka Bulan Bakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI), peringatan International Day of the Midwife (IDM), HUT IBI ke-75, serta Pekan Imunisasi Dunia dalam program Indonesia menuju zero dose, Puskesmas Sukaraja menggelar bakti sosial pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan ini dipusatkan di Desa Sukaraja, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, dan mendapat sambutan luar biasa dari warga.

Sejak pagi hari, halaman Puskesmas Sukaraja dipadati ibu-ibu dari enam desa di wilayah Karang Agung. Mereka tampak antusias mengikuti layanan Keluarga Berencana (KB), khususnya pemasangan dan pelepasan alat kontrasepsi jenis implan.
Antusiasme tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga.
Seluruh bidan yang bertugas di Puskesmas Sukaraja turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Mereka memberikan pelayanan secara ramah, profesional, dan penuh empati, sehingga suasana kegiatan berlangsung tertib, nyaman, dan penuh kehangatan.
Kepala Puskesmas Sukaraja, Indra Saputra, S.HM., dalam sambutannya mengapresiasi kinerja seluruh bidan dan tenaga kesehatan yang terlibat.
Ia menegaskan bahwa momentum Bulan Bakti IBI dan IDM bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat pentingnya peran bidan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Program KB bukan hanya mengatur jarak kelahiran, tetapi juga langkah strategis untuk menekan angka kematian ibu dan bayi, serta meningkatkan kualitas hidup keluarga. Melalui pelayanan KB, termasuk implan, kami ingin memastikan setiap keluarga dapat merencanakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia, baik dalam kegiatan bakti sosial maupun pelayanan rutin di puskesmas. Seluruh layanan diberikan secara gratis, aman, dan ditangani oleh tenaga kesehatan yang kompeten.
Sementara itu, Bidan Indarti, S.Kep., Ners menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta mendukung program kesehatan pemerintah, khususnya dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak.
Salah satu peserta, berinisial (M), mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan KB gratis tersebut.
“Pelayanannya cepat, ramah, dan sangat membantu kami. Tidak perlu jauh-jauh, semua sudah tersedia di puskesmas,” tuturnya.
Kegiatan bakti sosial ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa layanan kesehatan, tetapi juga mempererat hubungan antara tenaga kesehatan dan masyarakat.
Tingginya partisipasi warga dalam layanan lepas-pasang implan menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan reproduksi.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Sukaraja kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang optimal, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (J.H)
