Polisi Nyamar Jadi Pembeli, Buruh Asal Oi Diciduk Saat Antar 100 Pod Vape Diduga Berisi Etomidate

OKI – TS.COM // Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) mengamankan seorang buruh berinisial M (31), warga Kabupaten Ogan Ilir, yang diduga mengantarkan 100 pod vape berisi cairan yang dicurigai mengandung narkotika jenis etomidate.

Tersangka tak berkutik saat mengetahui calon pembelinya ternyata anggota Satresnarkoba Polres OKI yang menyamar dalam operasi undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli.

Penangkapan berlangsung di depan sebuah minimarket di Desa Ulak Kemang, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI, pada Sabtu (24/10/2026).

Kapolres OKI, AKBP Agung Aditya Prananta, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Menurutnya, penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah terhadap aktivitas mencurigakan di wilayah SP Padang dan sekitarnya.

“Pengungkapan berawal dari keresahan warga di wilayah SP Padang dan sekitar terkait aktivitas tersangka. Anggota langsung bergerak cepat melakukan taktik undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli,” ujar AKBP Agung saat konferensi pers, Senin (26/10/2026).

Kapolres menjelaskan, peredaran etomidate dalam bentuk cairan untuk perangkat vape merupakan modus yang perlu diwaspadai karena dapat menyamarkan narkotika dalam kemasan yang menyerupai produk vape.

“Ini adalah modus baru yang sangat berbahaya, di mana narkotika jenis etomidate dikemas dalam bentuk cartridge vape atau pod getar untuk mengelabui petugas,” tegasnya.

Ia menegaskan, Polres OKI tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukumnya, terlebih jika menyasar kalangan muda.

“Kami tegaskan tak ada ruang bagi peredaran narkoba di wilayah OKI, apalagi ini jenis baru menargetkan kalangan muda. Kami akan terus memburu siapa pun yang terlibat di belakang jaringan ini,” tambahnya.

Pengungkapan kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap dugaan peredaran narkotika dengan modus baru. Pihak kepolisi juga menegaskan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut.(Red)

Related posts

Leave a Comment