PALI – TEROPONGSUMSEL.COM
Di era digital yang menuntut konektivitas internet cepat, stabil, dan terjangkau, masyarakat semakin selektif dalam memilih operator seluler yang mampu memenuhi kebutuhan komunikasi dan akses data sehari-hari.
Kondisi ini terlihat di Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), di mana sejumlah warga mengaku mulai meninggalkan Telkomsel dan beralih ke Smartfren.
Peralihan tersebut dipicu oleh keluhan warga terhadap harga paket internet Telkomsel yang dinilai relatif mahal serta kualitas sinyal yang dinilai kurang stabil. Sebaliknya, Smartfren dianggap menawarkan paket data yang lebih terjangkau dengan kualitas sinyal yang lebih baik di sejumlah wilayah Kecamatan Abab.
Salah seorang warga Abab mengatakan, Selasa (30/6/2026), dirinya memilih beralih karena merasa layanan yang diperoleh lebih sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.
“Sekarang saya pakai Smartfren. Harga paketnya lebih murah dan sinyalnya juga lebih kuat di daerah kami. Kalau Telkomsel, selain paketnya mahal, sinyalnya juga sering tidak stabil,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan beberapa warga lainnya. Mereka berharap seluruh penyedia layanan telekomunikasi terus meningkatkan kualitas jaringan agar masyarakat dapat menikmati akses internet yang cepat, stabil, dan terjangkau.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Telkomsel maupun Smartfren terkait keluhan dan penilaian warga tersebut. Redaksi terus berupaya memperoleh tanggapan resmi dari kedua pihak untuk dimuat sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan. (Red).
