PALEMBANG – TS.COM // Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Musi Banyuasin (Muba) memasuki babak baru. Bupati Muba H M Toha Tohet SH dikukuhkan sebagai Ketua Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kabupaten Muba periode 2026–2031.
Pengukuhan tersebut berlangsung di Graha Bina Praja Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (2/10/2026), bersama jajaran KDEKS Provinsi Sumsel serta KDEKS kabupaten/kota se-Sumatera Selatan. Prosesi pengukuhan dilakukan serentak oleh Ketua KDEKS Provinsi Sumsel yang juga Gubernur Sumsel H Herman Deru.
Dalam sambutannya, Herman Deru menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di wilayah masing-masing.
Menurutnya, pengembangan sektor tersebut tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta sosialisasi yang konsisten agar semakin dikenal dan diterapkan masyarakat maupun pelaku usaha.
“Ekonomi syariah kita majukan. Ini perlu dorongan dari kepala daerah dan kolaborasi agar dapat disosialisasikan secara masif,” ujar Herman Deru.
Ia juga mengapresiasi pertumbuhan pelaku usaha di Sumatera Selatan yang dinilai memiliki potensi besar untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sholahudin Al Ayyubi turut mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dan pemerintah kabupaten/kota dalam memperkuat sektor tersebut.
Menurutnya, pengukuhan KDEKS secara serentak menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya.
“Ekonomi syariah sudah menjadi mesin pertumbuhan yang perlu terus diperkuat melalui sinergi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Ia menilai keberadaan KDEKS di daerah dapat menjadi penggerak kolaborasi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Usai dikukuhkan, Bupati Muba H M Toha Tohet menyatakan kesiapan Pemkab Muba untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
“Pemkab Muba siap mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui kolaborasi dengan seluruh pihak. Kita ingin potensi ekonomi syariah dapat dikembangkan secara nyata, sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Toha Tohet.
Ia menegaskan, ekonomi syariah harus diwujudkan dalam aktivitas ekonomi masyarakat, bukan sekadar menjadi konsep.
Pemerintah Kabupaten Muba, lanjutnya, akan mendorong agar sektor tersebut dapat membuka peluang usaha baru, memperkuat UMKM, sekaligus menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kita ingin ekonomi syariah hadir di tengah masyarakat, membuka lebih banyak peluang usaha, memperkuat pelaku UMKM, serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Muba,” tegasnya. (Red)
