PALI – TS.COM // Memasuki penghujung tahun anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus memperkuat pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan daerah. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh program yang telah direncanakan dapat terealisasi tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Pengendalian dan Evaluasi Realisasi Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun Anggaran 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten PALI, Kamis (5/11/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI, Kartika Yanti, S.H., M.H., sebagai tindak lanjut atas arahan Bupati PALI, Asgianto, S.T., dalam memastikan pelaksanaan seluruh program pembangunan berjalan optimal, transparan, dan akuntabel.
Dalam rapat tersebut, dibahas perkembangan realisasi kegiatan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta dana Tugas Pembantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta memaparkan capaian realisasi anggaran, berbagai kendala teknis maupun administratif yang dihadapi, serta langkah-langkah strategis untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan hingga akhir tahun anggaran 2026.
Sekda Kartika Yanti menyampaikan pesan Bupati Asgianto bahwa evaluasi pembangunan tidak boleh hanya menjadi kegiatan administratif atau sekadar mengejar angka serapan anggaran. Lebih dari itu, evaluasi harus menjadi instrumen untuk memastikan setiap anggaran yang dibelanjakan menghasilkan pekerjaan berkualitas dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Atas arahan Bupati Asgianto, kami meminta seluruh OPD untuk segera mengidentifikasi hambatan yang menyebabkan lambatnya realisasi anggaran, kemudian mengambil langkah percepatan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan biarkan program terhenti hanya karena kurang koordinasi atau kurang kedisiplinan kerja,” ujar Kartika Yanti.
Lebih lanjut, Sekda mengingatkan seluruh OPD agar memperkuat sinergi lintas sektor, memperbaiki sistem pelaporan, serta memastikan kualitas setiap pekerjaan yang dilaksanakan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang terserap, tetapi juga dari ketepatan waktu pelaksanaan, kualitas hasil pekerjaan, serta dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, setiap OPD didorong segera menyusun jadwal tindak lanjut yang jelas, termasuk langkah konkret dalam menyelesaikan kegiatan yang masih mengalami keterlambatan. Dengan demikian, seluruh program prioritas daerah diharapkan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengabaikan prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Evaluasi Triwulan III ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten PALI untuk meningkatkan kinerja dan membenahi berbagai kekurangan sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
Di bawah kepemimpinan Bupati Asgianto, pengendalian dan evaluasi secara berkelanjutan diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan, mendorong pembangunan yang berkualitas, serta meningkatkan pelayanan publik bagi seluruh masyarakat Kabupaten PALI.
“Pembangunan PALI harus berjalan terarah, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan. Bukan sekadar selesai secara administrasi, tetapi benar-benar membawa perubahan nyata bagi PALI Maju menuju Indonesia Emas,” pungkas Kartika Yanti. (Red).
