MUBA – TEROPONG SUMSEL.COM
Ditengah Musim kemarau panjang yang melanda wilayah Desa Mulya Jaya, Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, membuat kondisi jalan desa dipenuhi jerebu atau debu yang cukup tebal.
Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak dan warga lanjut usia. Melihat kondisi tersebut, Kepala Desa Mulya Jaya, Fredi, bersama perangkat desa dan masyarakat bergerak cepat melakukan penyiraman jalan setiap hari menggunakan mesin Robin.
Penyiraman dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mengurangi debu yang beterbangan ketika kendaraan roda dua maupun roda empat melintas. Dengan kondisi jalan yang lebih lembap, diharapkan jerebu dapat berkurang sehingga masyarakat merasa lebih nyaman saat beraktivitas.
Kepala Desa Mulya Jaya Fredi mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kenyamanan dan kesehatan masyarakat di tengah kondisi kemarau panjang.
“Penyiraman jalan ini akan terus kami lakukan setiap hari. Kami bersama perangkat desa dan masyarakat berusaha semaksimal mungkin agar jerebu tidak terlalu mengganggu aktivitas warga,” ujar Fredi.
Menurutnya, kondisi jerebu yang cukup tebal tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga dikhawatirkan dapat membuat warga mengalami keluhan seperti batuk dan gangguan pernapasan, khususnya anak-anak serta lansia.
Karena itu, pemerintah desa bersama masyarakat memilih untuk melakukan langkah sederhana namun langsung dirasakan manfaatnya oleh warga, yakni melakukan penyiraman secara rutin pada titik-titik jalan yang banyak dilalui kendaraan. Upaya tersebut sekaligus menunjukkan semangat gotong royong antara pemerintah desa, perangkat desa dan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.
“Kami berharap dengan kerja sama ini kondisi jalan bisa lebih nyaman. Selama kemarau dan jerebu masih mengganggu, penyiraman akan terus kami upayakan,” tambahnya.
Langkah Kepala Desa Mulya Jaya bersama perangkat dan masyarakat tersebut mendapat respons positif, karena selain membantu mengurangi debu di jalan, kegiatan itu juga menjadi bentuk perhatian pemerintah desa dalam menjaga kenyamanan warga di tengah kondisi kemarau panjang, (J.Hendro)
